EVENT - Berkunjung ke Fregat Anti Kapal Selam Italia

 

Hari minggu kemarin saya menyempatkan diri untuk bertandang ke sebuah kapal perang milik angkatan laut Italia yang sedang bersandar di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Namanya adalah ITS Carabiniere F-593 yang termasuk ke dalam FREMM Class, yaitu fregat multi-peran Eropa.

ITS Carabiniere ini merupakan sebuah kapal perang anti kapal selam yang dibangun menggunakan platform generasi terbaru dan dilengkapi dengan sistem persenjataan yang canggih. Fleksibilitas, kemampuan deteksi dan persenjataannya membuat kapal ini cocok difungsikan dalam ragam situasi.

Kapal ini bisa dimanfaatkan untuk menangkal aksi teroris, penanganan kasus perdagangan manusia, pencegahan imigran gelap, sebagai armada anti musuh, serta menjadi bala bantuan dalam tugas kemanusiaan dan bencana alam.

Fregat ke-empat dari sepuluh armada FREMM ini diserahkan pada April 2015 ke Marina Militare, sebutan untuk angkatan laut Italia. Fregat anti kapal selam sebelumnya yang diserahkan ke AL Italia adalah ITS Virgino Fasan dan ITS Carlo Margottini.



Sebagai fregat antikapal selam, ITS Carabiniere sudah dilengkapi dengan beragam sistem pencari kapal selam yang mutakhir. Sonar UMS 4110 CL buatan Thales dipasang di bagian haluan kapal dan Thales 4249 dan Thales CAPTAS 4249 adalah sistem sonar yang diandalkan untuk menjejak kapal selam musuh, baik kapal selam bermesin diesel maupun nuklir. Selain itu, kapal ini dapat pula mengangkut helikopter EH-101 dan SH 90.


Sebelum berlayar ke Indonesia, kapal ini terlebih dahulu bersandar di Australia dari tanggal 25 Januari sampai 24 Februari di beberapa kota yaitu Fremantle, Adelaide, Sydney, dan Melbourne.

Tujuan utama kedatangan kapal ITS Carabiniere ini adalah untuk meningkatkan ikatan kerjasama dengan pemerintah Indonesia sekaligus sebagai ajang pameran yang dapat dinikmati gratis oleh publik. Bak gayung bersambut, kedatangan kapal ini pun disambut baik oleh masyarakat. Buktinya, banyak sekali orang-orang yang datang membawa keluarganya dan rela mengantri panjang demi bisa melihat isi kapal perang ini.



Sayangnya, jadwal tur yang begitu singkat membuat para pengunjung harus cepat-cepat turun setelah berhasil naik ke dalam kapal tersebut. Hal ini juga dikarenakan jumlah pengunjung yang membludak pada saat tur berlangsung. Jadi, mau tidak mau harus buru-buru dan tidak sempat mendokumentasikan lebih lanjut. Huh..
Tapi untungnya, banyak juga obyek lain yang bisa diabadikan melalui jepretan kamera saya. Dan inilah beberapa hasil jepretannya. Sampai jumpa lain waktu!


You Might Also Like

0 comments

INFORMATION

INFORMATION
Untuk informasi dan kontak, silakan hubungi email : mail.earthcircus[at]gmail.com atau bisa juga dikontak via DM Instagram: @addie_valent

Total Pageviews

Copyright

Tulisan yang dimuat pada situs ini adalah pandangan pribadi penulis yang bersifat opini dan personal. Semua konten yang dibuat di situs ini hanya ditujukan untuk membagi informasi dan rekreasi semata. Penulis tidak bertanggungjawab pada segala bentuk ketidak-akuratan maupun kelalaian penggunaan informasi yang ada pada halaman situs ini.

Kecuali disebutkan lain, tulisan dan foto yang ada di blog ini adalah milik penulis. Pengutipan tulisan dan pemakaian foto untuk tujuan non-komersial diperbolehkan, namun harus mencantumkan referensi link ke situs ini.